Selamat pagi anak-anak tugas berikut ini dikerjaka di buku catatan. Materi pembelajaran KD. 3.5 ( bab. 5 kalor dan perpindahanya ). 1. jelaskan pengertian kalor, konduksi, radiasi, dan konveksi, 2. Tuliskan contoh-contoh kalor, konduksi, radiasi, dan konveksi, 3. Jelaskan pengertian angin darat dan angin laut. ​

Selamat pagi anak-anak tugas berikut ini dikerjaka di buku catatan. Materi pembelajaran KD. 3.5 ( bab. 5 kalor dan perpindahanya ). 1. jelaskan pengertian kalor, konduksi, radiasi, dan konveksi, 2. Tuliskan contoh-contoh kalor, konduksi, radiasi, dan konveksi, 3. Jelaskan pengertian angin darat dan angin laut. ​

Jawaban:

1.Konduksi: perpindahan panas dari satu benda ke benda lain yang bersentuhan, tanpa melalui perpindahan materi. Contoh: rasa panas saat kita menyentuh cangkir berisi minuman panas

 

Konveksi: perpindahan panas dari satu benda ke benda lain dengan melalui perpindahan materi. Contoh: perpindahan panas di atmosfer melalui angin

 

Radiasi: perpindahan panas dari satu benda ke benda lain dengan pemancaran gelombang elektromagentik. Contoh: perpindahan panas dari matahari ke bumi

2. Contoh perpindahan panas secara konduksi seperti di bawah ini:

Memasak air menggunakan panci logam, panas berpindah dari kompor menuju panci yang kemudian mengalir menuju tangan kita bila menyentuhnya.  

Mencoba untuk menyeberang jalan tanpa alas kaki saat cuaca panas dapat menyebabkan panas berpindah dari aspal menuju kaki.  

Menyentuh bola lampu yang sedang menyala dapat menyebabkan kulit dan jari kita terbakar.  

Menghangatkan tangan di musim dingin dengan cara menyentuh botol air panas.  

Permen cokelat di tangan kita pada akhirnya akan meleleh saat panas berpindah dari tangan ke cokelat.  

Saat menyetrika baju, setrika memindahkan panas ke baju karena bersentuhan sehingga baju terasa hangat.  

Mangkuk, piring, atau gelas yang berisi makanan atau minuman panas akan menghantarkan panas ke tangan saat disentuh.  

Jika kita menyentuh kompor yang sedang menyala, terjadi hantaran panas yang dapat menyebabkan jari dan kulit kita terbakar.  

Knalpot sepeda motor terasa panas saat disentuh selama mesin menyala, karena panas merambat dari ruang bakar mesin.  

Pagar besi atau rel kereta api yang terasa panas saat disentuh di siang hari yang terik.    

Contoh perpindahan panas secara konveksi adalah sebagai berikut.

Pada secangkir teh hangat, adanya uap menunjukkan panas sedang ditransfer ke udara.  

Pada peristiwa air mendidih, air panas di bagian bawah naik dan air yang lebih dingin bergerak turun untuk menggantikannya, terjadilah gerakan siklus berputar secara konveksi.  

Saat es melebur, terjadi perubahan wujud dari padat menjadi cair karena panas berpindah dari udara menuju es.  

Pada malam hari, tekanan udara di daratan lebih tinggi dibandingkan di laut sehingga udara bergerak dari darat ke laut, timbul angin darat yang dimanfaatkan oleh nelayan untuk pergi melaut. Pada siang hari, tekanan udara di laut lebih tinggi dibandingkan di daratan sehingga udara bergerak dari laut ke darat, timbul angin laut yang dimanfaatkan para nelayan untuk pulang kembali.  

Pada sebuah radiator kendaraan yang sedang bekerja, udara hangat mengalir di bagian atas dan menarik udara dingin di bagian bawah.  

Sirkulasi samudera, air hangat di sekitar khatulistiwa bersirkulasi menuju kutub dan air dingin di kutub bergerak ke arah khatulistiwa.

Saat terjadi suatu ledakan, partikel-partikel udara bergerak secara paksa sehingga menimbulkan gelombang kejut (shock wave) yang berbahaya.

Balon udara panas, udara di dalam balon dipanaskan sehingga udara bergerak ke atas. Hal ini menyebabkan balon naik karena udara panas terperangkap di dalamnya. Ketika ingin turun, udara panas dilepaskan dan udara sejuk mengalir.

Perbedaan kerapatan udara antara udara di dalam dan udara di luar ruangan serta ketinggian menyebabkan terjadinya pergerakan udara masuk dan keluar gedung atau cerobong asap suatu pabrik.  

Bagian lapisan batuan Bumi yang disebut mantel bergerak perlahan karena arus konveksi yang memindahkan panas dari bagian dalam Bumi ke permukaan,  timbullah pergeseran lempeng tektonik.

Contoh perpindahan panas secara radiasi adalah sebagai berikut.  

Panas matahari sampai ke bumi melalui ruang hampa.  

Radiasi panas dari bola lampu.  

Radiasi panas dari tungku perapian, biasanya di negara berhawa dingin.  

Menetaskan telur ayam atau bebek menggunakan sinar lampu.  

Menjemur pakaian atau bahan makanan mentah di siang hari.  

Lampu inframerah digunakan untuk menjaga suhu makanan di restoran.  

Peralatan pencitraan medis  seperti rontgen, MRI, dan CT Scan.  

Microwave oven.  

Pemindai keamanan bandara.  

Terapi radiasi untuk penyakit kanker.

3. Angin darat

Angin darat terjadi saat malam hari. Proses yang terjadi adalah udara panas di atas laut bergerak naik, lalu tempatnya digantikan oleh udara yang lebih dingin dari daratan. Sehingga terjadi gerakan konvektif yang menyebabkan udara dingin dari daratan bergerak menggantikan udara yang naik di lautan.

Arah angin darat yang menuju ke laut ini banyak dimanfaatkan nelayan untuk berangkat berlayar mencari ikan di laut. Waktu terjadinya angin darat adalah pada tengah malam dan dini hari.

Angin Laut

Proses terjadinya angin laut hampir sama dengan proses terjadinya angin darat, yaitu diakibatkan oleh perbedaan suhu pada kedua wilayah.

Pada siang hari, wilayah daratan mempunyai kemampuan menyerap suhu atau kalor dari matahari lebih cepat. Kondisi sebaliknya terjadi di lautan, proses penyerapan panas atau kalor berlangsung lebih lambat.